Sentul Jaya

Penggunaan mobil dalam waktu yang lama akan mengubah kedudukan empat roda, walaupun anda tidak dapat melihatnya secara langsung, tapi anda dapat merasakannya lewat performa mobil.

Pengertian

Spooring merupakan salah satu perawatan rutin yang harus dilakukan oleh setiap pemilik kendaraan, spooring adalah proses pelurusan kembali kedudukan roda kendaraan (empat roda) seperti awal.

Dalam proses spooring yang dilakukan penyetelan adalah bagian toe dan chamber. bila sudut toe dan chamber melebihi atau kurang dari batas normal yang sudah ditentukan, hal ini yang memicu terjadinya ke-aus-an pada ban secara tidak merata. jadi pada intinya adalah proses spooring adalah mengembalikan setelan pada roda-roda agar kembali sesuai dengan angka yang dianjurkan oleh pabrikan.

Kapan

  1. idealnya dilakukan per 2 – 3 bulan sekali
  2. ketika handling sudah tidak stabil
  3. ditemui ban habis secara tidak merata
  4. idealnya per 20.000 km

Manfaat

  1. meningkatkan kenyaman dalam berkendara
  2. menghemat pemakaian ban
  3. menghemat bahan bakar
  4. menghindari ke-aus-an ban yang tidak merata
  5. meningkatkan kestabilan handling pada kemudi
  6. memudahkan perputaran kemudi (cepat kembali lurus, setelah berbelok)
  7. menghilangkan suara berdecit pada ban ketika berbelok
  8. menyelaraskan kelurusan roda kemudi
  9. meningkatkan kestabilan laju kendaraan
  10. menjaga keawetan kaki-kaki (undercarriage) pada mobil

Peringatan

Membawa mobil dikecepatan 40 – 50 kilometer perjam pada jalanan kosong, kemudian lepas setir kemudi dari genggaman, apabila laju mobil tidak lurus, maka perlu dilakukan spooring.

Biasanya hal yang sering mengakibatkan terjadinya perubahan pada setelan roda-roda adalah ketika kendaraan banyak melewati jalan yang tidak rata atau menabrak lubang jalan.

Hasil spooring akan lebih maksimal jika, sebelum melakukan proses spooring dilakukan proses balancing pada ke-empat roda yang terpasang, dan melakukan rotasi (pemindahan posisi) ban yang dipasang.

Umumnya sebelum dilakukan proses sepooring, bengkel akan terlebih dahulu melakukan pengecekan terhadap kaki kaki suatu kendaraan, biasanya bagian bagian yang dilakukan pengecekan adalah sebagai berikut:

  1. bearing roda (laher)
  2. shock breaker
  3. karet support
  4. ball joint
  5. tierod
  6. long tierod (rack-end)
  7. stabilizer link
  8. drag liink
  9. king pin